Pemuda Muhammadiyah adalah salah satu organisasi otonom Muhammadiyah, yang merupakan gerakan Islam, amar ma'ruf nahi munkar, bersumber pada Al-Quran dan As-Sunnah.
Pages
▼
Selasa, 15 November 2016
Pemuda Muhammadiyah
Pemuda Muhammadiyah adalah salah satu organisasi otonom Muhammadiyah, yang merupakan gerakan Islam, amar ma'ruf nahi munkar, bersumber pada Al-Quran dan As-Sunnah.
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
Sejarah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah
Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) adalah gerakan Mahasiswa Islam yang beraqidah Islam bersumber Al-Qur’an dan As-Sunah. IMM didirikan pada tanggal 29 Syawal 1384 H bertepatan dengan tanggal 14 Maret 1964 M di Yogyakarta untuk waktu yang tidak terbatas.
Kelahiran IMM tidak lepas kaitannya dengan sejarah perjalanan Muhammadiyah, dan juga bisa dianggap sejalan dengan faktor kelahiran Muhammadiyah itu sendiri. Hal ini berarti bahwa setiap hal yang dilakukan Muhammadiyah merupakan perwujudan dari keinginan Muhammadiyah untuk memenuhi cita-cita sesuai dengan kehendak Muhammadiyah dilahirkan.
Di samping itu, kelahiran IMM juga merupakan respond atas persoalan-persoalan keummatan dalam sejarah bangsa ini pada awal kelahiran IMM, sehingga kehadiran IMM sebenarnya merupakan sebuah keharusan sejarah. Faktor-faktor problematis dalam persoalan keummatan itu antara lain ialah sebagai berikut (Farid Fathoni, 1990: 102):
Hizbul Wathan

HW didirikan
pertama kali di Yogyakarta pada 1336
H (1918 M) atas prakarsa KH Ahmad Dahlan, yang merupakan pendiri Muhammadiyah. Prakarsa itu timbul saat dia
selesai memberi pengajian di Solo, dan melihat latihan
Pandu di alun-alun Mangkunegaran. Gerakan ini kemudian meleburkan diri ke dalam
Gerakan Pramuka pada 1961,
dan dibangkitkan kembali oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah dengan SK Nomor
92/SK-PP/VI-B/1.b/1999 tanggal 10 Sya'ban 1420 H (18 November 1999
M) dan dipertegas dengan SK Nomor 10/Kep/I.O/B/2003 tanggal 1 Dzulhijjah 1423 H (2 Februari 2003)
'Aisyiyah
Aisyiyah sebagai salah satu organisasi
ortonom bagi Wanita Muhammadiyah yang
didirikan di Yogyakarta pada 27 Rajab 1335 H bertepatan dengan 19 Mei 1917
oleh Nyai Ahmad Dahlan.
Menjelang usia seabad, 'Aisyiyah yang merupakan komponen perempuan
Persyarikatan Muhammadiyah telah
memberikan corak tersendiri dalam ranah sosial, pendidikan, kesehatan, dan
keagamaan yang selama ini menjadi titik tolak gerakannya.Gerakan 'Aisyiyah dari waktu ke waktu terus berkembang dan memberikan manfaat bagi peningkatan dan kemajuan harkat dan martabat perempuan Indonesia. Hasil yang sangat nyata adalah wujud amal usaha yang terdiri atas ribuan taman kanak-kanak, sekolah dasar, hingga perguruan tinggi.
Senin, 14 November 2016
Sejarah IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiyah)
SEJARAH
Ikatan Pelajar Muhammadiyah
lahir pada tanggal 05 Shafar 1381 H bertepatan dengan tanggal 18 Juli 1961 M.
Dalam perjalannya, IPM mengalami tantangan baik di internal maupun di
eksternal. Tantangan paling berat adalah berhadapan dengan rezim yang berkuasa
pada saat itu, Orde Baru, yang meminta IPM harus berasaskan Pancasila dalam
setiap gerak perjuangannya. Perjalanan itu akhirnya berujung pada tahun 1992,
pemerintah “mendesak” IPM harus berganti nama.Kebijakan pemerintah yang
hanya mengijinkan OSIS sebagai satu-satunya organisasi kepelajaran di tingkat
nasional membuat IPM yang notabene adalah organisasi pelajar berusaha keras
untuk mempertahankan eksistensinya. Maka diadakanlah Tim Eksistensi IPM untuk
melakukan kajian yang mendalam tentang permasalahan tersebut. Tim Eksistensi
melihat persoalan dari dua segi. Pertama, masalah itu adalah tekanan luar biasa
dari pemerintah untuk mengganti kata “pelajar” sehingga hal ini menyangkut
hidup dan matinya IPM. Kedua, dikaitkan dengan perkembangan IPM baik secara
vertikal maupun horizontal. Adalah realitas empirik yang mendorong keinginan
untuk memperluas obyek garapan dakwah IPM.
Akhirnya diputuskanlah perubahan nama lkatan Pelajar Muhammadiyah
menjadi lkatan Remaja Muhammadiyah. Keputusan nama oleh PP IRM ini tertuang
dalam SK PP IPM yang selanjutnya disahkan oleh PP Muhammadiyah tanggal 18
November 1992 M.Perubahan
IPM berubah nama menjadi IRM yang ditetapkan dengan Surat Keputusan Pimpinan
Pusat Ikatan Remaja Muhammadiyah No. VI/PP.IRM/1992 tertanggal 24 Rabiul Akhir
1413 H, bertepatan dengan tanggal 22 Oktober 1992 dan disahkan oleh Pimpinan
Pusat Muhammadiyah melalui Surat Keputusan No. 53/ SK/IV.13/1.b/1992 tertanggal
22 Jumadil awal 1413 H bertepatan dengan tanggal 18 Nopember 1992 M.Pada
perkembangan selanjutnya, setelah runtuhnya rezim Orde Baru dengan mundurnya
Soeharto sebagai presiden RI kedua, gejolak untuk mengembalikan nama dari IRM
menjadi IPM kembali hidup pada Muktamar XII di Jakarta tahun 2000. Pada setiap
permusyawaratan muktamar selanjutnya pun, dialektika pengembalian nama terus
bergulir seperti ”bola liar” tanpa titik terang. Barulah titik terang itu
sedikit demi sedikit muncul pada Muktamar XV IRM di Medan tahun 2006. Pada
Muktamar kali itu dibentuk ”Tim Eksistensi IRM” guna mengkaji basis massa IRM
yang nantinya akan berakibat pada kemungkinan perubahan nama.
Di tengah-tengah periode ini pula, PP Muhammadiyah mendukung adanya keputusan perubahan nama itu dengan mengeluarkan SK 26 nomenklatur tentang perubahan nama dari Ikatan Remaja Muhammadiyah menjadi Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Keputusan perubahan nama tertuang dalam Surat Keputusan PP Muhammadiyah No. 60/KEP/I.0/B/2007 tanggal 07 Jumadal Awwal 1428 H bertepatan dengan tanggal 24 Mei 2007 M. SK ini merupakan dasar hukum perubahan nama IRM menjadi IPM. Walaupun demikian masih banyak perdebatan tentang perubahan ini pada struktur IRM mulai dari tingkat bawah. Akhirnya secara de facto IRM berubah menjadi IPM pada tanggal 28 Oktober 2008 M pada saat Muktamar XVI IRM di Solo.
Sumber:http://ipmbantaeng.blogspot.co.id/2014/01/sejarah-ikatan-pelajar-muhammadiyah.html

Di tengah-tengah periode ini pula, PP Muhammadiyah mendukung adanya keputusan perubahan nama itu dengan mengeluarkan SK 26 nomenklatur tentang perubahan nama dari Ikatan Remaja Muhammadiyah menjadi Ikatan Pelajar Muhammadiyah. Keputusan perubahan nama tertuang dalam Surat Keputusan PP Muhammadiyah No. 60/KEP/I.0/B/2007 tanggal 07 Jumadal Awwal 1428 H bertepatan dengan tanggal 24 Mei 2007 M. SK ini merupakan dasar hukum perubahan nama IRM menjadi IPM. Walaupun demikian masih banyak perdebatan tentang perubahan ini pada struktur IRM mulai dari tingkat bawah. Akhirnya secara de facto IRM berubah menjadi IPM pada tanggal 28 Oktober 2008 M pada saat Muktamar XVI IRM di Solo.
Sumber:http://ipmbantaeng.blogspot.co.id/2014/01/sejarah-ikatan-pelajar-muhammadiyah.html
Jumat, 11 November 2016
PERKEMBANGAN MUHAMMADIYAH DI INDONESIA
Muhammadiyah adalah sebuah organisasi Islam yang besar di Indonesia.
Nama organisasi ini diambil dari nama Nabi Muhammad SAW. sehingga
Muhammadiyah juga dapat dikenal sebagai orang-orang yang menjadi
pengikut Nabi Muhammad SAW.
Tujuan utama Muhammadiyah adalah mengembalikan seluruh penyimpangan yang terjadi dalam proses dakwah. Penyimpangan ini sering menyebabkan ajaran Islam bercampur-baur dengan kebiasaan di daerah tertentu dengan alasan adaptasi.
Gerakan Muhammadiyah berciri semangat membangun tata sosial dan pendidikan masyarakat yang lebih maju dan terdidik (ini dibuktikan dengan jumlah lembaga pendidikan yang dimiliki Muhammadiyah yang berjumlah ribuan). Menampilkan ajaran Islam bukan sekadar agama yang bersifat pribadi dan statis, tetapi dinamis dan berkedudukan sebagai sistem kehidupan manusia dalam segala aspeknya. Akan tetapi, ia juga menampilkan kecenderungan untuk melakukan perbuatan yang ekstrem.
Tujuan utama Muhammadiyah adalah mengembalikan seluruh penyimpangan yang terjadi dalam proses dakwah. Penyimpangan ini sering menyebabkan ajaran Islam bercampur-baur dengan kebiasaan di daerah tertentu dengan alasan adaptasi.
Gerakan Muhammadiyah berciri semangat membangun tata sosial dan pendidikan masyarakat yang lebih maju dan terdidik (ini dibuktikan dengan jumlah lembaga pendidikan yang dimiliki Muhammadiyah yang berjumlah ribuan). Menampilkan ajaran Islam bukan sekadar agama yang bersifat pribadi dan statis, tetapi dinamis dan berkedudukan sebagai sistem kehidupan manusia dalam segala aspeknya. Akan tetapi, ia juga menampilkan kecenderungan untuk melakukan perbuatan yang ekstrem.
Biografi KH. Ahmad Dahlan - Pendiri Muhammadiyah
Silsilahnya tersebut ialah Maulana Malik Ibrahim, Maulana Ishaq, Maulana 'Ainul Yaqin, Maulana Muhammad Fadlullah (Sunan Prapen), Maulana Sulaiman Ki Ageng Gribig (Djatinom), Demang Djurung Djuru Sapisan, Demang Djurung Djuru Kapindo, Kyai Ilyas, Kyai Murtadla, KH. Muhammad Sulaiman, KH. Abu Bakar, dan Muhammad Darwisy (Ahmad Dahlan).
Kamis, 10 November 2016
Organisasi Otonom Muhammadiyah
Gambaran Umum
Organisasi Otonom Muhammadiyah ialah
organisasi atau badan yang dibentuk oleh Persyarikatan Muhammadiyah yang dengan
bimbingan dan pengawasan, diberi hak dan kewajiban untuk mengatur rumah tangga sendiri,
membina warga Persyarikatan Muhammadiyah tertentu dan dalam bidang-bidang
tertentu pula dalam rangka mencapai maksud dan tujuan Persyarikatan
Muhammadiyah.
Struktur dan Kedudukan
Organisasi
Otonom (Ortom) Muhammadiyah sebagai badan yang mempunyai otonomi dalam mengatur
rumah tangga sendiri mempunyai jaringan struktur sebagaimana halnya dengan
Muhammadiyah, mulai dari tingka pusat, tingkat propinsi, tingkat kabupaten,
tingkat kecamatan, tingkat desa, dan kelompok-kelompok atau jama’ah – jama’ah.
Rabu, 09 November 2016
pengertian komputer dan fungsi komputer lengkap
diera jaman
canggih seperti sekarang komputer sudah banyak dipergunakan diberbagai bidang
pekerjaan seperti di swalayan2, kantor, bank, sekolahan bahkan pertokoan
sekalipun, sudah menjadi tren masa kini setiap rumah bahkan mempunyai komputer
dengan berbagai jenis seperti komputer dekstop, Laptop maupun Notebook.
meskipun ada yang sekedar mempergunakan komputer untuk sarana hiburan
seperti bermain game, mendengarkan musik, menonton video dan masih banyak lainnya
namun dengan pemahaman tentang
benda/ alat satu ini yang multi fungsi setiap individu berpikir mempunyai
komputer adalah suatu langkah panjang untuk kemajuan masa yang akan datang.
maka dari itu mari kita simak pengertiaan2 apa sajah yang akan saya rangkum
dari beberapa referensi dan sumber yang saya dapat, semoga menambah pengetahuan
para pembaca dan pengunjung situs tuntor, berikut ulasannya.
pengertian komputer
pengertian
komputer secara umum adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur
yang telah dirumuskan dimana komputer itu sendiri merupakan perangkat
elektronik yang terdiri dari beberapa komponen yang saling bekerja sama
membentuk sebuah sistem kerja yang dapat menjalankan pekerjaan secara otomatis
berdasarkan urutan istruksi ataupun program yang diberikan kepadanya sehingga
dapat menghasilkan suatu informasi berdasarkan program dan data yang ada.
definisi tentang pengertian komputer telah mengalami beberapa kali perubahan
mengikuti perkembangan komputer itu sendiri, kata komputer berasal dari kata
bahasa Yunani “Computare” yang berarti memperhitungkan atua
menggabungkan bersama-sama. kata “com” berati menggabungkan dalam
pikiran atau secara mental, sedangkan kata “putare” berarti memikirkan
perhitungan atau penggabungan. dalam bahasa inggris ” To Compute”
yang artinya menghitung. sedangkan menurut beberapa ahli pengertian komputer
adalah :
Selasa, 08 November 2016
Sejarah MUHAMMADIYAH
Muhammadiyah adalah sebuah organisasi Islam
yang besar di Indonesia.Nama
organisasi ini diambil dari nama Nabi Muhammad SAW, sehingga Muhammadiyah juga
dapat dikenal sebagai orang-orang yang menjadi pengikut Nabi Muhammad SAW.
Tujuan utama
Muhammadiyah adalah mengembalikan seluruh penyimpangan
yang terjadi dalam proses dakwah. Penyimpangan ini sering menyebabkan ajaran
Islam bercampur-baur dengan kebiasaan di daerah tertentu dengan alasan
adaptasi.
Gerakan
Muhammadiyah berciri semangat membangun tata sosial dan pendidikan masyarakat
yang lebih maju dan terdidik. Menampilkan ajaran Islam bukan sekadar agama yang
bersifat pribadi dan statis, tetapi dinamis dan berkedudukan sebagai sistem
kehidupan manusia dalam segala aspeknya.
Dalam
pembentukannya, Muhammadiyah banyak merefleksikan kepada perintah-perintah Al Qur'an, di antaranya surat Ali Imran ayat 104 yang berbunyi: Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan
umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah
dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung. Ayat tersebut,
menurut para tokoh Muhammadiyah, mengandung isyarat untuk bergeraknya umat
dalam menjalankan dakwah Islam secara teorganisasi, umat yang bergerak, yang juga
mengandung penegasan tentang hidup berorganisasi. Maka dalam butir ke-6
Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah dinyatakan, melancarkan amal-usaha
dan perjuangan dengan ketertiban organisasi, yang mengandung makna
pentingnya organisasi sebagai alat gerakan yang niscaya.
Sebagai
dampak positif dari organisasi ini, kini telah banyak berdiri rumah sakit,
panti asuhan, dan tempat pendidikan di seluruh Indonesia.